Senin, 21 Juli 2014

Our Journey to MUSYKERWIL IV JRMN

Hari ini Sabtu, 28 Juni 2014, cuaca cerah pun menyapa pagi ini. Hari ini aku ada 2 agenda pertama Rapat Pleno #1 SKI FMIPA UNS dan Musykerwil IV JRMN di UNY. Rapat Pleno berlangsung sangat alot setelah molor 2 jam dari jadwal akhirnya dimulai juga. Alhamdulillah, jam setengah 5 Rapat selesei walaupun molor dari prediksiku yang berharap sebelum ashar selesei biar cepet berangkat ke UNY. Jam ditanganku pun sudah menunjukan pukul 5 sore dan matahari pun mulai beranjak sebagai tanda tugasnya hari telah selesei.

Tik-tik-tik tetesan-tetesan kecil jatuh dari langit yang menemani perjalanan kami berempat tuk menyusul saudara kami Julian Refki yang telah duluan di UNY. Yah, memang undangannya jam 12.30 tapi karena ada Rapat Pleno maka kami berempat ijin terlambat. Aku, Ukh Atifah Nur Lailati, Ukh Gesti Munasah, dan Dek Ardipratama sebagai penunjuk jalan mulai berjalan menyusuri kota Solo dari Bangjo Sekarpace, Bangjo Panggung, dan bangjo-bangjo berikutnya dengan harapan magrib sudah nyampe Klaten. Nyampe bangjo depan Solo Square, Adzan pun berkumandang dan kami pun berhenti di Pom bensin yang ada musholanya untuk melaksanakan Sholad Magrib. Setelah wudhu dan mau sholad Hp ku bergetar, “Akh,. Akhwat cari masjid ya,. Nanti tunggu di tugu kartosuro”, SMS dari salah satu akhwat. Lha kok nie akhwat malah cari masjid sendiri, yah memang kesalahan kami cari tempat sholad yang tempat wudhunya terbuka. Habis sholad kami pun sepakat untuk buka dulu, yah memang hari ini hari pertama puasa versi Muhammadiyah. Rencana mau beli Mie Ayam, eh gara-gara kurang koordinasi warungnya kelewatan. Terlintas di pikiranku tuk makan di warung deket IAIN Surakarta selain harga mahasiswa juga ingin merasakan sensasi makan di sekitar kampus yang menjadi kampusku walau tidak nyampe sebulan itu. Nyampe samping kampus IAIN Surakarta aku baru ingat hari ini Sabtu, hari libur bagi mahasiswa tak ayal warung-warung pada  tutup. Terlihat sebuah warung didepan gerbang kampus yang terang benderang. Alhamdulillah warung itu buka dan kita pun makan disana. Kita pun buka sembari berbincang-bincang dan tentunya tetap menjaga Izzah kami dengan ngobrol sesama jenis serta jarak meja ikhwan dan akhwat cukup jauh. Adzan isya’ dari masjid Kampus IAIN Surakarta pun berkumandang. Aku mengajak mereka untuk sholad isya’ di Masjid kampus IAIN Surakarta.

Setelah sholad Isya’ kami melanjutkan perjalanan panjang menuju UNY tepatnya masjid kampus Mujahiddin UNY. Bertemankan lampu-lampu dan tanpa bintang dilangit kami menyusuri jalan Solo-Yogya dengan kecepatan 60 Km/Jam. Memang kita belum tahu medannya dan kondisipun juga gelap. Dengan formasi 3 motor dimana dek Ardipratama didepan, kemudian 2 akhwat dengan satu motor ditengah, dan aku sebagai penutup kita menyusuri jalan ini yang cukup sepi. Jam pun menunjukan pukul 21.00 WIB, Alhamdulillah kami tiba di depan kampus UNY. Tanpa berpikir panjang kami masuk kampus. Tak ada seorangpun yang bisa kami tanyai buat menunjukan dimana masjid kampus UNY. Akhirnya setelah lama mencari ada bapak-bapak yang bisa kita tanyai. Ternyata kita salah, kami harus keluar lagi dan berjalan sekitar 100 m ada gang disebelah kanan jalan lalu masuk gang itu. Setelah masuk gang dan jalan beberapa menit akhirnya nemu juga masjidnya. Tapi ada yang membuat bingung kami, dimana nie tempat parkirnya??? Dikiri masjid ada gang tapi tulisannya menuju ke makam. Mau ndak mau aku kudu masuk cari tempat parkir ternyata bener tempat parkirnya di belakang masjid dan kita kudu muter lumayan jauh tuk ke tempat parkir itu. Setelah parkir motor, kita langsung ke ruang acara yang terletak di semacam Islamic Center dari masjid ini yang berada di lantai 2. Setelah ngurus administrasi aku dan ardi pun masuk ke ruang. Langsung saja disambut dengan penuh hangat oleh akh Ibrohim Aji selaku koordinator JRMN wilayah IV, pake sebut nama lagi. Kita memang sudah kenal sejak Musykernas JRMN di UNNES kemaren. Baru sekitar 5 menit duduk, lhow acaranya udah selesei.  Setelah ini acara ngobrol dan sahring-sharing dengan akhwat tetap ruang tadi sedangkan ikhwan ke ruang utama masjid.


Di ruang utama ikhwan melingkar dalam satu lingkaran. Beberapa yang ada disana sudah saya kenal Akh Fajar Koordinator PUSKOMNAS JRMN, Akh Sanusi Ketua Umum FMI UNNES, Mas Ade Narsa dari Haska dan lagi-lagi ketemu Akh Zamakh dari madani UNDIP, ini ketemu yang ketiga kalinya setelah dulu pertama kali waktu kami bertemu di ILT dan ketika itu saya perwakilan JN UKMI untuk memenuhin undangan INSANI UNDIP, kemudian pas Musykernas JRMN di UNNES kemaren, dan ini di Musykerwil. Selain itu saya pun tambah kenalan baru dari UII, UGM, UNSOED, UNNES, dan tuan rumah UNY. Agar lebih efektif kami membagi lingkaran besar ini menjadi 4 lingkaran kecil. Saya masuk di lingkaran ke 4 dimana di sana ada akh Sanusi ketua Umum FMI UNNES, Akh Yogya ketua Umum Haska UNY, Akh Abdillah dari UII. Kami disini ngobrol-ngobrol terkait peran dan hambatan LDF di kampus masing-masing. Asyiknya ngobrol dan sharing-sharing ini harus diakhiri karena rasa kantuk yang tak tertahan lagi. Sebenernya sangat sayang kalau waktu dibuat tidur tapi karena esok ada hal yang lebih penting dibahas dan membutuhkan badan yang fit maka kami harus tidur. 

keesokan harinya, Hp ku pun bergetar membangunkanku yang terlelap tidur. Aku teringat semalam belum sempet tarawih, aku pun langsung ambil air wudhu lalu melaksanakan sholad sunnah yang memiliki pahala yang lebih di bulan special ini pun juga temen-temen yang lainnya mereka begitu sangat menikmati ibadah-ibadahnya pada sang pencipta. Sudah mau menjelang subuh, panitia mengarahkan kami tuk naik ke lantai 2 tuk makan sahur. Satu buah nasi kotak dengan lauk sederhana menu makan kali ini. Tapi terasa sangat lezat karena ikatan ukhuwah ini, makan sahur bareng-bareng dengan para pejuang-pejuang dakwah sesama FMIPA di kampus yang berbeda. Perhatianku sedikit teralihkan ketika peserta akhwat mulai masuk ke lantai 2. Saya meyakinkan diriku sendiri ini bukan UNS, beda kulturnya hehe. Selesei sahur terus sholad subuh kemudian dilanjutkan agenda pribadi.


Jam 8.15 WIB, acara Musykerwil sesi selanjutnya pun dimulai. Acara membahas langkah nyata yang akan dilaksanakan oleh LDF di wilayah IV dari hasil Musyekernas. Konsepan acaranya sangat menarik, pemimpin sesi memberi kesempatan untuk semua LDF yang hadir untuk menyampaikan LDF nya. Sehingga semua LDF aktif dalam musykerwil ini dan kami pun mengetahui kondisi LDF lain. Musykerwil tetap berlangsung  seru setelah sempat dipending untuk sholad dzuhur kini harus dipending lagi untuk mendengarkan taujuh dari dosen dan sekaligus aktivis dakwah kampus UNY. Ustadnya (saya lupa namanya) menyampaikan begitu semangat dan menggugah kami. Banyak nilai dan inspirasi yang dapat kami ambil dari sana. Setengah 3 acara musykerwil di mulai lagi. Tinggal beberapa poin lagi selesei dengan harapan sebelum ashar selesei tapi ternyata belum selesei sehingga dilanjutkan setelah ashar. Mengingat setelah ini perjalanan jauh dan hari ini kita puasa akhirnya kami dari UNS ijin pulang duluan. Jam 16.00 WIB, motor kami mulai melangkah dan melahap jalan Yogya-Solo. Beda dengan waktu berangkat kecepatan kami cukup kencang hampir 80 km/jam. Dan Alhamdulillah bertepatan dengan adzan magrib kami nyampe FMIPA UNS dengan selamat.


Sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan dan menambah episode-episode menarik dalam hidupku ketika untuk pertama kalinya buka puasa pertama di luar dan bersama temen-temen SKI FMIPA UNS. Untuk pertama kalinya sholad Isya’ di masjid Kampus IAIN. Untuuk pertama kalinya ke UNY. Dan untuk pertama kalinya sahur bareng-bareng dengan temen-temen seperjuangan tapi dalam kampus yang berbeda dan disatukan dalam ukhuwah JRMN.

0 komentar:

Posting Komentar