Rabu, 29 Januari 2014

Catatan Perjalanan Musykernas JRMN di Kota Lumpia




Jum’at siang ini, matahari seakan masih malu-malu tuk menampakan dirinya. Berselimutkan awan hitam yang tebal terlihat ia nyaman sekali. Tetesan-tetesan air pun mulai berjatuhan menambah kenyamanan dalam petualangan di dunia mimpinya. Aku iri dengannya, seakan aku ingin melakukan apa yang ia lakukan sekarang. Namun, ada hal yang lebih menarik dari itu. Saudara-saudara sesama pejuang dakwah FMIPA se-Indonesia telah menantiku di salah satu kampus yang terletak di kota lumpia. Jam digital yang nongkrong diwalpaper Hp-ku sudah menunjukan pukul setengah dua siang. Tapi entah mengapa bus ini masih setia di terminal ini. Silih berganti pedagang asongan berlalulalang memecah keheningan. Tiga puluh menit kemudian roda-roda bus mulai berputar membawa kami menuju kota lumpia. Kota Surakarta, Boyolali, Salatiga dalam 2 jam sudah terlewati. Tiba-tiba putaran roda bus semakin melambat,

Read more…