Minggu, 30 Juni 2013

~>TFT (Training For Trainer) EXPERIA 2013 Part 1<~

Hari itu, hari jum’at 18 Juni 2013.. ku tengok HP ku sdah mnunjukan pukul 16.55 WIB. Teringat olehku kalau jam  4 nanti syuro’ adkes SKI FMIPA UNS di rawda. Dan satu dua dan ribuan tetes silih bergantian jatuh dari langit dan ckup membasahi jaketku meskipun jarak NHIC ke Mipa tak begitu jauh. Tak kusangka ku sudah ditunggu 2 orang ikhwan di depan Kopma. Erfando dan Zaenal saya malu kepada keduanya karena datang kurang ontime. Menitpun terus berjalan syuro dimulai dan ku tengok kembali Hp ku sudah menunjukan pukul 5 lebih. Saatnya saya ijin dan menuju TKP TFT.

Alhamdulillah cuaca kembali cerah dan ku mulai pacu kuda besiku menuju Usahid Surakarta. Setengah jam kemudian saya sampai di Usahid disambut oleh panitia-panitia yang tak lagi asing bagiku kemudian saya pun masuk ke tempat istirahat selama 3 hari kedepan. Ku lihat sudah ada 6 orang di dalam mungkin mereka sudah datang dari tadi karena memang undangannya jam 16.00. ku letakan tas,  ku istirahatkan tubuhku di tempat dekat pintu. Tuk menunggu acara openingnya yang masih sekitar 2 jam lagi, kami yang berada diruang tersebut berinisiatif membuat lingkaran ukhuwah sekaligus Ta’arufan. Caerul Anam/ Farmasi 2010 USB orang pertama yang memperkenalkan diri beliau adalah ketum FOSMI(LDK USB).  Aring Setyo dan Dhimas Setyo 2 mahasiswa dari POLITAMA . dari tuan rumah ada Dendi seorang mahasiswa Keperawatan  asal kalimantan. Dimas budy/Farmasi 2012 USB asal Sumatra. Irpan/Farmasi 2012 USB asal Kalimantan.  Kemudian beberapa menit kemudian menyusul Mas Ahmad rifa’i asal tegal(Alumnus UNS), Fatur(Tehnik mesin UNS 2011/ SKI FT) asal Makam Haji dan Syamsudin(Stie Surakarta/Akuntansi 2012) Asal Pacitan.

Pukul 8 lebih, acara di buka oleh seorang yang sangat saya kenal beliau Eks KETUM SKI FMIPA 2012 kemudian acara diserahkan ke MCR yaitu kordinator Puskomda sendiri Mas Bayu. Sembari menunggu pembicara datang mas bayu memberikan clotehan-clotehan tentang TFT, tentang Bagaimana menjadi trainner dan juga menguji kekompakan peserta dengan tari Saman & Tepuk Semangat. Materi 1 pun di mulai di isi oleh Eks Presiden BEM FP UNS 2012 yaitu Faryska Nur Ichsanudin. Beliau menyampaikan dasar-dasar menjadi seorang trainner  ada beberapa point yang saya dapat dari materi ini. Trainer kudu melakukan
  1. Raporting(Pengenalan dapat berupa dengan musik, gerakan maupun cerita)
  2. Inspiring(inspirasi yang disampaikan)
  3. Ice Breaking(hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh)
  4. kontemplasi
  5. Go OUT & Clossing


Dan selain itu sebagai Trainer kudu memperhatikan dan memiliki
  1.  Pembukaan forum
  2.  Percaya diri
  3. Intonasi suara
  4.  Gesture
  5.  Penguasaan ruang
  6.  Konten
  7. Face Validty
  8.  Pengaturan waktu
  9. Slide

Pada materi 1 semakin lama semakin menarik ketika diperlihatkan video mengenai temen-temen UI yang mendapatkan beasiswa Aktivis Bakti Nusa yang membuat saya sangat terkagum dan secara tidak langsung memotivasi diriku.

Hari kedua,.

Hari ini satu hari penuh  jadwalnya perform dari masing-masing peserta. Saya bingung mau mengisi apa. Saya teringat pesen mas ikhsan kmaren malam. Beliau berkata “besok ketika perform akan lebih bagus ketika mempresentasikan pengalaman temen-temen semua yang inspiratif tak usah ambil materi dari buku karena bisa jadi temen-temen belum terlalu menguasainya”. Yak,. Dan memang saya tidak bawa buku yang inspiratif akhirnya saya mempresentasikan pengalaman saya. Dan saya teringat kalau saya pernah membuat  sekilas video dari kelas 3 SMK hingga masuk UNS.

Waktu Perform pun  tiba, dalam pengundiaannya kita flasback ke masa kecil dulu yaitu dengan Hompimpah, satu kali Hompimpah saya tidak menang, dua kali Hompimpah saya pun juga tidak menang, tiga, empat dan akhirnya tinggal 2 orang dan yang satunya itu saya. Kemudian kita suit dan akhirny saya menjadi juru kunci dan saya yang perform pertama kali.

Oke,, Perform pertama kali saya mencoba tuk menanamkan pada diri saya PD aja,. Dan Trainer’nya memanggil dengan kata,. “Kita Sambut Master Training kita SYAAAIFUULLL,,. Dengan membawa perasaan Gugup saya kedepan kemudian seperti nge MC biasa saya buka dengan salam dan sholawat kemudian saya menceritakan tentang impian saya. Yak impian bisa masuk UNS. Yang pada awalnya saya Psimis bisa masuk UNS karena background sekolah. Saya ceritakan perjuangan saya dan kepesimisan saya dengan diringi video yang saya buat. Ya.. menurut saya sendiri penampilan saya memang  tidak bisa disebut sebagai seorang Trainer karena ya memang saya masih gugup. Dan seperti komentar mas Rifai saya orangnya Low Profile jadi masih butuh banyak belajar untuk bisa bicara di depan.

Oke,. Perfom saya sudah kini saya tinggal duduk manis melihat perform temen-temen yang lain. Setelah saya yang perform adalah fatur, fatur mengawali perform dengan games  kemudian dia juga menceritakan tentang orang-orang hebat seperti muhammad Al Fatih. Kemudian Dimas Saputra dengan gaya militernya. Baik fatur maupun Dhimas masih ada rasa gugup. Ya mungkin karena materi pada waktu itu di buat dadakan. Perform berikutnya adalah Syamsudin. Dia menceritakan bahwa dia adalah orang menengah ke bawah namun dia punya semangat dan impian untuk bisa belajar dan kuliah dan akhirnya beliau mendapat beasiswa tuk kuliah.

Kemudian dhimas Budi dalam pembawaannya dia sudah agak dapat menguasai panggung dan audience. Kemudian dilanjutkan oleh Irpan, cerita irpan juga tak kalah inspiratifnya, dengan gaya bicara orang timur irpan menceritakan bahwa  dia lahir di Timor Leste, ibunya pedagang dan saat kecil tempat dagangnya terbakar kemudian mereka sekeluarga pindah ke sulawesi. Dan ketika SD sampai SMP pun Irpan ikut bantu orang tua dan kakak-kakaknya berjualan. Ketika remaja Irpan Pindakh sekeluarga Ke Kalimantan dan disana pun dia juga berjualan. Lulus SMP ia melanjutkan ke SMK jurusan Administrasi Perkantoran. N ah, gara-gara magang di instasi kesehatan dia ditawari menjadi pegawai disana dan setelah luluspun dia menjadi pegawai tetap disana. Setelah lulus dia tak berpikir tuk melanjutkan kuliah karena biaya. Tapi kakak-kakaknya sepakat untuk membiayai ia kuliah. Dan awalnya pun dia tidak tahu solo hanya mendengar dari kenalannya disana yang lulusan Farmasi USB ia nekat ke Solo. Namun tujuan pertama ia tidak mendaftar di USB tapi di UNS. Namun ternyata Alloh berkehendak lain.  Dan sebenernya ia masih ingin ikut ujian gelombang II namun karena  desakan ibunya untuk segera dapat kampus ia pada hari jum’at mendaftar ddi USB. Ia bilang pertolongan Alloh di sini,, kenapa ia bilang begitu karena seninnya temenya yang mau mendaftar di USB tidak bisa karena quota sudah habis. Dan dalam keseharian kuliahnya ia juga menceritakan kalau Alloh selalu menolongnya.

Kemudian perform selanjutnya adalah Dendi,  ia orang kalimantan yang mempunyai cerita yang poinnya sama seperti Irpan bahwa pertolongan Alloh itu benar-benar ada. Cerita itu diawali ketika ia Ujian SMP dan LJKnya tak sengaja tertetesi keringatnya dan ia berusaha mengeringkan tapi justru robek LJKnya dan saat itu temen-temenya banyak yang mengatakan kamu pasti tidak lulus. Kemudian ia menemui gurunya dan gurunya menyarankan untuk giat beribadah terutama sholad lail dan dalam setiap sholad wajib dan sunnah ia memohon kepada Alloh agar diluluskan. Di hari pengumuman akhirnya ia pun dinyatakan lulus. Nah, ada satu yang membuat saya kagum denganya ketika mas trainer tanya siapa yang pernah ngisi kutbah, kajian atau sejenisnya?
Hanya dia yang akan tangan,  bukan main-main ia bukan pernah ngisi kultum kutbah jum’at tapi kutbah idul fitri. Kami semua langsung kaget dan sekaligus heran.

Perform Aring,. Pembawaanya  seperti ustad dan ia lah yang terlihat sudah menyiapkan materi yang komplit. Kemudian mas Rifa’i perform, nah ini yang menarik beliau bukanlah mahasiwa tapi orang umum dan beliau bilang kalau beliau itu korban SMS panitia yang nyasar ke istrinya dan melihat acaranya bagus dan ketika ditanyakan panitia umum boleh ikut maka dengan 3 alasan beliau mengikuti training tersebut. 3 alasan tersebut adalah: Nostalgia karena memang dulu ia Aktif sebagai ADK di UKMI, mencari Ilmu dan merasakan Awet Muda.  Dan perform beliau sangat unik yaitu kegagalan yang berhasil beliau adalah mahasiswa FKIP UNS 2003 namun di semester akhir beliau tidak melanjutkan studynya. Namun ini yang membuat menarik ketika semester 7 beliau sudah berani melamar seorang akhwat dan beliau juga menceritakan pertanyaan yang diajukan calon mertuanya dan akhirnya pun ia menikah. Di luar forum pun beliau memberikan teladan dan motivasi bagaimana kita bisa menghasilkan uang sendiri dan tentunya akademik dan aktifitas dakwah tetap berjalan aktif.  Perform terakhir adalah perform dari mas Anam beliau lebih ke ice breaking dan kita diberi semacam senam otak.

Bersambung ke TFT (Training For Trainer) EXPERIA 2013  Part 2.......

0 komentar:

Posting Komentar