Kamis, 10 Juli 2014

Links download Novel Islami


Bismillah,. 
Begitu banyak inpirasi yang saya depatkan dari novel-novel berikut. Dan saya tidak ingin Inspirasi itu saya dapatkan sendiri. Makannya saya bagikan biar kita sama-sama terinspirasi,. tuk dowbload klik judul novelnya,. :)


1. Bidadari Untuk Ikhwan
Sebuah novel dengan aktor utama seorang aktivis LDK (lembaga Dakwah Kampus) yang begitu luar biasa perjuangan dalam menegakan kalimatnya. Dia Mahasiswa Semester Akhir yang tengah menyeleseikan skripsinya. Selain liqo' kesibukan lainnya dia punya binaan kumpulan preman. Klimaksnya ketika salah satu binaanya murtad dan menjadi agen kristenisasi. Di sisi lain dia punya sahabat non Islam. Perbedaan keyakinan tidak merenggangkan persahabatan mereka. Ada kisah unik di novel ini, dari ia menikah dengan eks-Sekretarisnya di LDK secara tiba-tiba dengan mas kawin yang unik (baca : Buku Skripsi :D). Sampai kemeseraan mereka setelah menikah yang ketika orang belum nikah membacanya bikin gag kuat,. (gak percaya coba aja). dan melalui perjuangan yang luar biasa akhir happy ending, dua bidadari nan Sholehah menemani dia dalam mengarungi kehidupan dunia. Uniknya satu bidadari tambahannya adalah mantan ketua UKM Non-Islam yang mualaf. Sungguh Novel luar biasa karya saudara kita nan jauh disana, banyak inspirasi yang saya dapatkan dan saya share biar banyak yang terinspirasi pula. :D

2. Aku Menggugat Ikhwan dan Akhwat
Novel ini ceritanya berhubungan dengan novel "Bidadari Untuk Ikhwan" . Kalau yang "Bidadari Untuk Ikhwan" aktor utamanya Khalid, kalau novel ini aktor utamanya Farah yang ujungnya menjadi istri khalid. Ada hal yang menakjubkan yaitu kisah heroik farah dalam memperjuangkan agama dan melindungi saudaranya.

Read more…

Bersyukur

Bismillah

Alhamdulillah Segala puji bagi Allah Subhanallohu wa ta’ala, sang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Pemberi pertolongan. Rabb yang mengatur irama kehidupan dan Tiada satupun helaan nafas, tiada sekalipun detak jantung dan tidak mungkin sekejapun berlaku kehidupan tanpa kehendak dariNya.Salam beriring Sholawat senantiasa tercurah kepada sang inspirator, teladan diatas teladan, seorang Kesatria, Rosulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Saudaraku, Sebuah kenikmatan yang luar biasa ketika Allah Subhanallohu wa ta’ala masih memberikan kesempatan untuk bertemu bulan Ramadhan ini. Sebuah kesempatan untuk menanam amalan baik di bulan yang sangat subur untuk menumbuhkan pahala. Pun juga dengan kenikmatan lainnya yang begitu luar biasa banyaknya, dari kaki masih bisa berjalan, mulut masih bisa berbicara sampai mata masih bisa melihat. Ketika kita mencoba hitung satu persatu kenikmatan yang Allah Subhanallohu wa ta’ala tentunya tidak akan bisa. Bahkan ketika seluruh lautan ini dijadikan tinta, kemudian dengan tinta sebanyak lautan di bumi itu digunakan untuk menuliskan nikmat Allah maka tidak akan cukup karena saking banyaknya. Allah Subhanallohu wa ta’ala berfirman 

”Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. An-Nahl : 18

Saudaraku, dalam suatu riwayat kenikmatan satu bola mata bila ditimbang dengan semua amalan manusia maka lebih berat kenikmatan satu bola mata tersebut. Hal ini menunjukan betapa sayangnya Allah Subhanallohu wa ta’ala  kepada manusia. Lantas bagaimana prilaku kita sebagai manusia?

Banyak penceremah diawal ceramahnya selalu mengajak untuk bersyukur tetapi yang menjadi pertanyaan adalah  sudahkah kita bersyukur? Itu yang menjadi koreksi dan muhasabah bagi kita.

Lantas bagaimana cara bersyukur? Sederhana saja kita ingat Allah Subhanallohu wa ta’ala diberbagai keadaan baik senang maupun susah. Ingat disini tidak hanya menghadirkan nama Allah Subhanallohu wa ta’ala di pikiran. Tetapi menurut para ulama ingat dan bersyukur pada Allah Subhanallohu wa ta’ala ada 3 hal yang harus dilakukan yaitu :
  • Bersyukur dengan hati
Artinya kita tanamkan pada hati dan kita yakini benar-benar bahwa setiap kenikmatan yang kita peroleh apapun bentuknya kepandaian, kekayaan, kebahagiaan dsb berasal dari Allah Subhanallohu wa ta’ala. Bukan karena faktor keahlian kita ataupun faktor orang lain. Keahlian kemudian bisa jadi nikmat itu datang dari orang-orang disekitar kita itu hanyalah perantara saja. Dan pangkalnya   segala kenikmatan Allah Subhanallohu wa ta’ala.
  • Bersyukur dengan Lisan
Yaitu, mengakui dengan ucapan bahwa semua nikmat berasal dari Alloh swt. Pengakuan ini diikuti dengan memuji Allah Subhanallohu wa ta’ala  melalui ucapan alhamdulillah. Selain itu bentuk lain bersyukur dengan lisan adalah dengan dzikir dan mengunakan mulut untuk berbicara yang baik serta saling menasehati dalam kebajikan.
  • Bersyukur dengan perbuatan
Yakni dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah, mentaati peraturan Allah Subhanallohu wa ta’ala  dalam berbagai aspek kehidupan, dan selalu meningkatkan keimanan dengan cara memperbanyak amal kebaikan.

Saudaraku, itulah 3 cara menyukuri nikmat yang  Allah Subhanallohu wa ta’ala  karuniakan. Semoga kita mampu untuk melaksanakannya sehingga sesuai janjiNya dalam QS. Ibrahim : 7

“Jika kamu bersyukur pasti akan Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih”

Dan ingat setiap apa yang kita tanam, itu pula yang kita panen. Jadi jika kita menanam kebaikan maka kelak diakhirat kita memanen kebaikan pula. Dan sebaliknya jika kita menanam keburukan maka keburukan pula yang akan kita panen diakhirat nanti.

Read more…

Sabtu, 24 Mei 2014

Kado terindah dihari pelantikan

Suatu anugrah terindah ketika Alloh Subhnallohu Wata'ala  mengijinkanku untuk menjadi bagian dari keluarga ini. Keluarga kecil namun besar manfaatnya. Keluarga yang tidak hanya sekedar keluarga biasa, keluarga yang bagi saya memiliki makna yang begitu luar biasa. Teringat ketika kita pertama kali bersua, masih malu-malu, seiring berjalannya waktu malu-malu itu, rasa canggung itu berangsur menjadi saling ejek yang penuh ukhuwah. Perjalanan yang tak begitu panjang telah kita lewati bersama, dari kartosuro, wonogiri, magetan, karanganyar, sukhoharjo, ngawi, klaten, hingga ponorogo telah kita kunjungi. Dan di penghujung tahun 2013, kita pun harus berpisah., dan kalian akan menjadi orang-orang luar biasa di lembaga masing-masing. Dan tetap ingat, "Jadilah orang yang amanah, terhadap amanah" 

Dan terima kasih atas kado'nya ya,. :)
dan terima kasih pula pernah menjadi mengisi kehidupan saya, mungkin jiwa kita tak berada dalam satu lembaga lagi tapi hati kita tetap dalam satu tali ukhuwah,.
Sekali lagi terima kasih,. Mas Listy, Mbak Rina, Dek Nur, Dedy, Ardyan, Ibnu, Ukh Salma, Ukh Soffi, Dek Rita, Dek Arni, Dek Qonita, Dek Diah, Mbk Prima, Ukh Fathonah, Akh Arif, Arda, Cahyo, Ukh An Nur, Ukh Dhila, Dek Hida, dan Dek Intan,.

#BKK JN UKMI UNS 2013
Accountable Professional

Read more…

Senin, 19 Mei 2014

Menjadi Qiyadah Ideal

Sudah menjadi fitrahnya setiap perkumpulan ada satu yang memberikan komando dan memberikan arahan untuk meraih tujuannya atau kita kenal sebagai pemimpin. Pun juga dalam suatu Lembaga Dakwah Kampus (LDK) ada yang namanya pemimpin atau sering kali biasa disebut sebagai qiyadah. Qiyadah disini biasanya menempati posisi Kepala/Sekretaris Departemen, Kepala/Sekretaris Bidang, dan yang tertinggi Ketua umum. 

Dua periode di dua lembaga dakwah, membuatku memahami bagaimana peran qiyadah. Menurut saya, Seorang qiyadah yang ideal, hendaknya berkomunikasi kepada staf/jundinya tidak hanya ketika ia perlu bantuan mereka saja. Misalnya ketika ada kepanitiaan seminar dan kebetulan kita menjadi Panitia Pengarah dan jundi kita sebagai salah satu panitianya. Dalam hal ini tentunya intensitas komunikasi qiyadah dengan jundinya sangat sering karena kondisi yang menyebabkan demikian. Namun yang sering terjadi adalah setelah seminar selesai kemudian kepanitiaannya bubar maka akan bubar pula intensitas komunikasi antar kedua pihak tersebut. Baik butuh bantuan maupun tidak, ada kerjaan ataupun tidak, tetap diperlukan untuk saling berkomunikasi. Entah sekedar menanyakan kabar, ataupun mengirim pesan tausyah. Hal itu untuk mempererat ikatan hubungan antar keduanya. Seorang qiyadah juga harus memahami kesibukan jundinya, dari jurusan/fakultas mana ia berasal, bagaimana jadwal kuliahnya, bagaimana kesibukannya, sampai apa saja organisasi yang ia ikuti. Hal-hal tersebut yang diperlukan untuk memetakan pembagian job kepada jundi-jundi kita. Ketika rapat pun juga jangan selalu memmbahas proker-proker dan proker tapi sekali-kali menanyakan bagaimana amal yauminya, bagaimana kuliahnya dsb. 

Seorang Qiyadah tidak hanya sekedar bertanggungjawab terhadap kinerja bidang maupun departemennya tetapi juga punya tanggungjawab membina jundi-jundinya agar menjadi pribadi yang lebih baik. Memang antar qiyadah satu dengan yang lainnya punya cara yang berbeda dalam melakukaan pembinaan. Apapun caranya, selama itu tak melanggar syariat tak masalah. Teringat ditahun pertama masuk lembaga, saya yang notabene'nya sangat-sangat pendiam disuruh nge-MC di kajian rutin untuk pertama kali, kedua kali, bahkan tidak tahu sampai beberapa kali. Tapi ada nilai positif dari langganan jadi MC kajian, yakni membuat saya lebih PD ketika ngomong didepan. Kemudian tahun ke dua, banyak nilai-nilai yang diberikan dari qiyadah walaupun awalnya saya jengkel juga. "Kalau SMS lawan jenis ndak usah pake smile",  "kalau sms akhwat beda bidang, lewat mbak sekbidnya", "Jangan boros-boros tanda !!!!! " "Panggil adek-adekmu dengan akh/ukh". Yah, itulah kalimat-kalimat yang diberikan qiyadah-qiyadahku untuk menunjukan kasih sayangnya pada waktu itu. Ada perasaan gag terima, kok banyak aturan gini-gitu. Sekarang setelah kondisi memisahkan kita, saya menyadari bahwa ya memang seharusnya begitu. Karena hal-hal itu salah satu yang membuat baiknya suatu lembaga. Selain itu begitu banyak teladan dan inspirasi dari qiyadah-qiyadah yang bisa saya petik dan kemudian saya inovasi untuk diterapkan dilembaga lain. "Ukhuwah Never Ending" itu memang benar, demisioner bukan berarti tidak ada lagi sms tausyah, bukan tidak lagi silturahmi. Alhamdulillah, SmS tausyah masih ada, pun juga silturahmi. 

Note : Syukron Jazakumulloh Khoiron Katsiron atas pembinaan, teladan dan inspirasi yang engkau berikan 
cc : Mas Hasan Cahya (Ketua Umum JN UKMI 2013) , Mas Listiawan & Mbak Rina Dewi(Kabid & Sekbid BKK  JN UKMI UNS 2013) dan Mbak Ulfah Maslahah (Kabid Nisaa' JN UKMI UNS) dan yang lain pula Terima kasih :)

Read more…

Tolong,. Jangan Panggil "Pak" atau "Ketum" ataupun "Pak Ketum"..!


"Pak Ketum" sebuah panggilan yang tidak saya sukai. Ya, sederhana saja kenapa saya tidak menyukainya. Panggilan yang terdiri dari 2 kata itu tidak sekedar panggilan biasa tapi juga membawa beban berat bagi saya. Pertama, "Pak" panggilan pak identik dengan bapak-bapak, seseorang yang sudah punya anak atau orang yang berumur 30 tahun keatas. Sedangkan saya masih umur diawal dua puluhan. selain itu panggilan "Pak" juga mengidentikan bahwa yang dipanggil dengan panggilan itu sudah dewasa, dapat dicontoh dan menjadi panutan. Disini saya pun juga masih belajar menjadi pribadi yang baik dan mampu memberikan inspirasi. Jadi kata Pak memberikan beban tersendiri bagi saya.


Kedua, "Ketum" , yah memang posisi saya sekarang sebagai ketua Umum tapi saya juga tidak mau dipanggil "ketum" . Sama seperti yang pertama, panggilan ini juga membawa beban tersendiri bagi saya. Amanah tidaklah hanya sekedar panggilan saja, tapi yang lebih penting dari itu amanah itu ketika kita mau berusaha semaksimal mungkin untuk mmenjalankan amanah sebaik-baiknya. 

So,. jangan panggil saya "Pak", "ketum" maupun "Pak Ketum" saya jauh lebih suka dipanggil "Dek" atau "Mas" Ataupun "Akh" :)

Read more…

We Are Not Alone

Sabtu, 26 Juni 2014, mentari pagi mulai menyapa,. ku lihat agenda hari ini dan tuk dua hari kedepan adalah RAPIMDA (Rapat Pimpinan Daerah) yang diselenggarakan oleh PUSKOMDA FSLDK Solo Raya. Terlintas difikiranku bahwa Rapimda tak lain tak bukan mirip Forbes, hanya saja ruang lingkupnya yang lebih besar. Dalam acara ini tidak hanya Rapat Pimpinan tetapi juga ada beberapa kelas seperti kelas Media, Kaderisasi, Syiar, Kemuslimahan, Jaringan dan Fundrising. Jam setengah 10, saya tiba di USAHID Surakarta ternyata acara sudah dimulai sekian menit yang lalu. Ketika saya masuk, Ust Burhan Shodiq sudah menyampaikan materinya. Ditengah-tengah yang beliau sampaikan diselipi masalah-masalah tentang cinta yang membuat acara tersebut semakin hidup. Canda dan tawa bergantian mengiringi sesi ini, namun tak mengurangi esensi dari materinya. 

Setelah dzuhur, agenda dilanjutkan untuk Rapat Pimpinan dan masuk kedalam kelas masing-masing. Untuk rapat pimpinan terdiri dari ketua Umum dan Kepala Bidang Nisaa' LDK/LDF sedangkan yang lainnya masuk sesuai kelas yang diinginkan. Sesi ini berlangsung sampai Adzan Ashar berkumandang. Setelah Ashar dilanjutkan game Rangking #1 untuk menguji pengetahuan kita sebagai aktivis LDK. Digame ini terdiri dari 3 babak, Babak jawaban Ya/Tidak, Babak Jawaban Esay, dan Babak Final. Lucu dan sangat memamalukan, semua ikhwan tidak masuk babak final. Namun, ada rasa bangga, dari 4 akhwat yang masuk ke final 1 dari SKI FMIPA UNS, meskipun akhirnya hanya menepati peringkat 3. 

Setelah Isya' acara dilanjutkan dengan sarasehan. Bentuk sarasehannya, pertama PUSKOMDA FSLDK Solo Raya memperkenalkan dirinya, kemudian dilanjutkan presentasi profil LDK/F setiap peserta yang hadir dan menyampaikan agenda terdekat. Keesok harinya, Rapimda masih berlanjut, kali iini acara'nya main sepak bola. Kami peserta ikhwan dibagi menjadi 4 kelompok dan melakukan pertandingan dengan sistem gugur. Setelah Sepakbola acara dilanjutkan penutupan dan Foto-foto bareng.

Yah,. itu gambaran singkat kegiatan RAPIMDA yang diselanggarakan PUSKOMDA FSLDK Solo Raya. Bicara tentang Lembaga Dakwah Kampus (LDK) biasanya fikiran langsung tertuju ke Gamais ITB, Salam UI, JS UGM untuk tataran luar UNS. Atau bahkan kita berfikir di Solo LDK hanya ada JN UKMI UNS, ataupun SKI FK, SKI FKIP, SKI FT, dsb. Ternyata di Solo kita tidak sendiri, begitu banyak saudara-saudara kita yang berjuang dengan tujuan untuk memperjuangkan seperti apa yang kita perjuangkan. Sebut saja, LDK IAIN Surakarta,  LDK USAHID, LDM PM UMS, LDK STAIMUS, UKMI UNISRI, LDK FOKAM STMIK DUTA BANGSA, FOSMI USB, UKMI UTP dan masih banyak lagi. Beda kampus, beda problem yang dihadapi tapi yang kita bawa tetaplah sama yaitu ISLAM. Terlintas difikiran, "Sungguh beruntung kita," ketika mengetahui betapa beragamnya masalah-masalah dikampus lain, seperti minimnya personil ikhwan karena basic kampusnya yang lebih keperempuan, tidak adanya waktu untuk berorganisasi karena tuntutan akademik, dan bahkan ada kampus yang LDK'nya baru dirintis.  Kita yang sudah mapan hendaknya bersyukur dan terus maju tanpa meninggalkan mereka artinya kita jangan hanya sekedar memikirkan lembaga kita sendiri tetapi kita mencoba mensupport serta memberi semangat untuk terus maju.

Selain itu, tentunya agenda ini dapat meningkatkan ukhuwah dan nambah temen baru. Dan terima kasih kepada PUSKOMDA FSLDK Solo Raya atas undangannya dan dinantikan acara keren selanjutnya.


Read more…

Rabu, 14 Mei 2014

Kata-kata Mutiara

"Setiap orang pasti punya nilai kebaikan, dan tidak semua orang menampakan nilai kebaikan itu,. Boleh jadi ketika tampak'nya orang itu biasa aja tapi  sebenarnya luar biasa, hanya saja kita tidak mengetahuinya,. Maka hadirkan husnudzon selalu" 
(Rifan Al Tw)

"Janganlah putus asa terhadap setiap doa yang kita pinta padaNya,. Karena rekayasa'Nya akan jauh lebih indah dari apa yang kita pinta,. So, sabar dan tetap tawakal menantinya,"
(Rifan Al Tw)


"Kemauan akan menghadirkan kemampuan, kemampuan belum tentu menghadirkan kemauan"
(Rifan Al Tw)


"Bukan untuk menghadirkan pujian atas setiap kebaikan yang kita lakukan, tetapi kebaikan tersebut mampu menghadirkan inspirasi bagi orang lain tanpa ada ria di hati kita"
(Rifan Al Tw)


"kita tidak perlu jadi orang hebat, tetapi kita perlu jadi orang bermanfaat dalam kebaikan"
(Rifan Al Tw)

"Ujian ataupun Masalah bukanlah untuk diratapi,. Tapi sesuatu yang harus dihadapi, karena itu yang akan meningkatkan kapabilitas kita"
(Rifan Al Tw)


"Kita tidak bisa mengetahui apakah setiap ibadah dan kebaikan kita bernilai pahala di sisiNya, Namun yang kita bisa adalah terus berusaha untuk meningkatkan ibadah dan kebaikan tersebut dan senantiasa berdoa serta berharap Dia menjadikannya sebagai pahala"

(Rifan Al Tw)


"Janganlah mengambil kesimpulan dari satu sisi saja, boleh jadi di sisi-sisi lain ada kebaikan yang tak pernah terpikirkan oleh kita"
(Rifan Al Tw)

"Jangan menjadikan kekurangan sebagai alasan tuk menyerah, tapi jadikan kekurangan sebagai batu loncatan tuk berpikir kreatif dan inovatif "

(Rifan Al Tw)

“Kebaikan itu perlu dijemput, bukanlah kebaikan yang menjemput kita” 

(Rifan Al Tw)

"Setiap apa yg kita lakukan tidak akan dapat memuaskan semua orang karena kemampuan kita yang terbatas sedangkan kepuasan orang lain tak terbatas"
(Rifan Al Tw)

Read more…

Sabtu, 12 April 2014

Indahnya JN UKMI UNS 2013

JN UKMI UNS sebuah lembaga dakwah kampus yang tidak sekedar mewarnai UNS dengan nuansa Islam tetapi juga mengikat para pengurusnya dalam lingkaran ukhuwah yang erat. Ini tahun kedua saya di lembaga ini, setelah sebelumnya menjadi jundi sekarang diberi amanah sebagai qiyadah. Periode 2013 merupakan sebuah perjalanan yang menurut saya sangat amazing terlihat dari berbagai agenda yang sukses dilaksanakan, SDM yang Inovatif, Kreatif dan Profesional serta yang paling berkesan ikatan ukhuwah antar pengurus yang sangat erat. Ya memang diluar terlihat tidak akur, saling ejek, saling adu argumen tapi disisi lain hal-hal tersebut yang membuat balutan ukhuwah ini begitu erat. Ukhuwah yang tak mengenal senior atau junior, Ukhuwah yang mempersatukan dari berbagai fakultas yang berbeda dan ukhuwah yang melahirkan kata-kata unik seperti Yuu..Huuu.., Marmos, Gajul, Bubu dan lain-lain.

Terasa begitu indah satu periode kepengurusan JN UKMI UNS 2013 ini, periode yang bagi saya tidak sekedar memahamkan arti dakwah tetapi juga memberikan begitu banyak pembelajaran, pengetahuan dan rasa kekeluargaan. Pahit, Manis, Senyum, Tawa, Canda, Tangis dan Haru senantiasa mewarnai perjalanan dakwah di periode ini. Perjalanan yang terjal dan penuh bebatuan. Perjalanan yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Namun, Semua terasa ringan ketika banyak yang hadir ditengah-tengahnya dan memberi warna dalam setiap lembaran episode  perjuangan dakwah ini. Kemudian bersama menguntai episode-episode tersebut menjadi sebuah Album perjalanan dakwah JN UKMI UNS 2013.

Di lembaga ini saya tergabung dalam squad Bidang Kesekretariatan dan Keuangan (BKK) yang mengusung jargon Accountable Professional. Bidang yang menurut saya paling keren. Kalau orang-orang bilang, bidang ini bidang termarmos dan sebutan marmos pun tidak hanya kepada bidangnya tapi juga kepada personil yang ada dalam bidang ini. Orang lain akan memandang bidang ini biasa-biasa aja namun akan beda rasanya ketika kita berada didalamnya. Saya, mas List, akh Arif, Ukh Fathonah dan Insya Alloh mbak Rina dan Ukh Salma merupakan tim pimpinan yang kompak terbukti dengan kita berhasil menjadikan JN UKMI UNS sebagai lembaga yang profesional dari segi administrasi dan dari segi keuangan, kita mampu mengoptimalkan pencairan dana universitas serta mampu merintis JN UKMI Coorperation. Semua itu tidaklah instan langsung jadi tetapi butuh yang namanya kerja keras. Pada dasarnya ranah kerja kesekretariatan maupun keuangan membutuhkan orang-orang yang sabar, telaten, pinter ngeloby, pekerja keras, dan inovatif.

Ada hal yang paling berkesan di BKK yakni kita silaturahmi internal sebanyak 7 kali di hampir semua kota di Solo raya dan beberapa kota di Jawa timur mulai dari Kartosuro, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Ngawi, Magetan dan ponorogo sudah kita kunjungi. Rasanya sulit sekali mengakhiri periode yang begitu indah ini. Butiran-butiran air mata seakan ingin menetes ketika menggali memori-memori indah di periode ini. Dan kini takdir membawa kita pada perpisahan. Amanah baru dan lebih tinggi sudah menanti kita. Menjadi kebanggaan bagi saya pribadi ketika bisa melihat adek-adek saya menjadi orang-orang yang luar biasa. Pesan saya untuk kalian adek-adeku jadilah insan yang amanah terhadap setiap amanah yang engkau emban.

Terakhir saya ucapkan terima kasih banyak kepada mas Hasan yang telah menjadi teladan, inspirator dan menghadirkan nuansa yang sangat indah. Mas Listiawan yang senantiasa mengajari, membina dan memberikan solusi untuk saya. Mbak Rina yang tak pernah bosan memberi nasihat dan pengingatan atas kenakalan saya. Ukh Salma, Dedy, Ardian, dek Nur,  Ibnu, dek Arni, dek Rita, ukh Soffi, dek Diah, dek Qonita dan mbak Prima terima kasih telah menemani selama satu periode dan membantu dalam merealisasikan mimpi-mimpi dari adanya DKL. Tak lupa pula kepada keluarga satu bidang dan seluruh pengurus JN UKMI UNS 2013 terima kasih telah memberi warna indah dalam perjalanan hidup saya.
JN UKMI UNS 2013 bener-bener Amazing J

Read more…

Rabu, 29 Januari 2014

Catatan Perjalanan Musykernas JRMN di Kota Lumpia




Jum’at siang ini, matahari seakan masih malu-malu tuk menampakan dirinya. Berselimutkan awan hitam yang tebal terlihat ia nyaman sekali. Tetesan-tetesan air pun mulai berjatuhan menambah kenyamanan dalam petualangan di dunia mimpinya. Aku iri dengannya, seakan aku ingin melakukan apa yang ia lakukan sekarang. Namun, ada hal yang lebih menarik dari itu. Saudara-saudara sesama pejuang dakwah FMIPA se-Indonesia telah menantiku di salah satu kampus yang terletak di kota lumpia. Jam digital yang nongkrong diwalpaper Hp-ku sudah menunjukan pukul setengah dua siang. Tapi entah mengapa bus ini masih setia di terminal ini. Silih berganti pedagang asongan berlalulalang memecah keheningan. Tiga puluh menit kemudian roda-roda bus mulai berputar membawa kami menuju kota lumpia. Kota Surakarta, Boyolali, Salatiga dalam 2 jam sudah terlewati. Tiba-tiba putaran roda bus semakin melambat,

Read more…